KUALA KAPUAS, MK - Desa Anjir Kelampan merupakan salah satu desa di Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Memiliki luasan sekitar 54 km2, desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pulang Pisau tersebut kini mulai berkembang menjadi desa eduwisata.
Potensi yang ditawarkan desa ini adalah edukasi penanaman pertanian holtikultura berbasis ramah lingkungan.
"Pada lahan seluas sepuluh hektar dikembangkan berbagai jenis tanaman holtikultura seperti cabe, terong, pare, bawang, tomat dan berbagai jenis tamanan lainnya," kata Yanir, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Anjir Kelampan Jaya, Minggu (12/1/2020).
Selain itu juga terdapat jenis tanaman buah-buahan, seperti melon, jeruk, nangka, mangga, cempedak, lengkeng, mangga dan berbagai aneka jenis buah lain.
Menurut Yanir, Desa Anjir Kelampan ditetapkan sebagai salah satu desa eduwisata di Kalimantan Tengah, karena di desa ini merupakan tempat pendidikan sekaligus pelatihan bagi siswa magang, mahasiswa maupun lainnya untuk belajar penanaman holtikultura berbasis ramah lingkungan, pengolahan lahan tanpa dibakar.
"Iya sudah banyak yang datang di desa ini untuk menimba ilmu bertani," imbuh Yanir, yang juga Kepala Desa setempat.
Mereka yang datang dan belajar ilmu bertani di desa itu, bukan hanya berasal dari Kalimantan Tengah, tapi juga dari provinsi lain. Bahkan ada yang berasal dari luar negeri.
"Sejak ada larangan dari pemerintah membuka lahan tidak boleh dengan cara dibakar. Kami membuka lahan dengan cara membabat rumput tanpa dibakar.
Rumput yang dibabat itu lalu dikomposkan untuk dijadikan pupuk," kata Yanir.[zulkifli]