KOTABARU - Untuk mendengarkan langsung keluhan dan harapan masyarakat, Anggota DPRD Kotabaru, Hj. Alfisah, melakukan reses tahap I tahun 2025 di berbagai desa di dua kecamatan daerah pemilihannya.
Kegiatan yang berlangsung pada 16 hingga 18 Februari 2025 mencakup Desa Semayap dan Desa Dirgahayu di Kecamatan Pulau Laut Utara, serta Desa Tirawan di Kecamatan Pulau Laut Sigam.
Dalam pertemuan dengan warga Perumnas Rampa Baru di Desa Semayap, sejumlah kebutuhan mendesak disampaikan, di antaranya pembangunan gedung pertemuan, penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi, serta perbaikan infrastruktur dan titian jembatan.
“Gedung pertemuan, air bersih, dan pemisahan sanitasi sangat dibutuhkan. Infrastruktur serta titian jembatan juga menjadi prioritas,” ujar salah satu warga.
Sementara itu di Desa Dirgahayu, warga RT 003 menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan tenda untuk kegiatan Karang Taruna, peningkatan jalan lingkungan, serta pengadaan peralatan bagi majelis taklim.
Di Desa Tirawan di Kecamatan Pulau Laut Sigam juga menjadi salah satu titik utama reses. Di sana, masyarakat meminta kehadiran guru majelis ilmu agama, perbaikan jalan melalui semenisasi, penyediaan alat masak, serta pembangunan lapangan voli sebagai sarana olahraga dan kegiatan sosial.
Warga juga meminta adanya guru majelis ilmu agama, semenisasi jalan, alat masak, dan lapangan voli.
Menanggapi berbagai aspirasi yang masuk, Hj. Alfisah menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan usulan-usulan tersebut.
"Saya memahami bahwa kebutuhan dasar seperti air bersih, infrastruktur, dan sarana sosial memiliki dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan semua permintaan warga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa tersebut,” ucapnya, Minggu (23/2/2025).
Alfisah juga berharap reses ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat di enam desa yang dikunjunginya. Ia menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan warga agar pembangunan bisa berjalan sesuai kebutuhan.
"Reses ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi warga serta memperkuat hubungan dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat,” tambahnya.
Di akhir pertemuan, ia mengajak seluruh warga untuk tetap aktif menyampaikan aspirasi dan bekerja sama dalam pembangunan desa, sehingga setiap permasalahan dapat ditangani secara efektif dan berkelanjutan.[zainuddin]